Cemberut Setelah Behubungan Seks Dengan Pasangan , Penyebab?

Situsviral – Terkait sex disebut-sebut miliki segudang faedah. Bahkan juga banyak riset yang mensupport hal tersebut. Hormon oksitosin yang dilepaskan waktu bercinta juga akan menyebabkan rasa cinta serta bahagia pada pasangan. Bahkan juga sex juga disebut-sebut dapat jadi penawar rasa sakit, tingkatkan kebal badan, sampai mempererat jalinan suami serta istri.

Tapi terkait intim dapat juga mengakibatkan ” resikonya ” yang lain. Satu diantaranya buat perasaan jadi sedih bahkan juga dapat buat kita menangis sesudah terkait sex. Hm, apa yang sesungguhnya berlangsung?
Keadaan sedih sesudah terkait intim dimaksud dengan disforia pascakoitus (post-coital dysphoria). Diambil dari health. com, Ian Kerner seoerang terapis sex dari New York City menerangkan keadaan ini jadi, ” (Perasaan) sedih, geram, serta tertekan biasanya saat sex atau saat orgasme. ” Keadaan itu juga termasuk umum dihadapi beberapa pasangan.

Satu survey th. 2005 yang melibatkan beberapa mahasiswi yang dipublikasikan di Sexual Medicine temukan kalau 46% sempat alami disforia pascakoitus minimum 1x, 5% mengatakan mereka terasa sedih serta kesepian sesudah lakukan jalinan sex sekian kali dalam kurun saat 4 minggu.

” Nampaknya tak ada kaitan pada PCD serta keintiman dalam jalinan yang dekat, ” terang penulis riset itu. Riset itu konsentrasi pada wanita, tapi keadaan disforia pascakoitus mungkin dihadapi oleh pria.

Baca Juga : BACA DISINI, Sepenting Apa sih Seks Dalam Suatu Hubungan?

Kerner menyebutkan bila keadaan disforia pascakoitus belum juga di teliti lebih jauh. Tetapi, ia yakini bila rasa sedih itu keluar karna ada hubungannya dengan hormon. ” Terutama pada wanita, sex serta orgasme dapat melepas hormon oksitosin yang membuat kedekatan serta ikatan, ” tuturnya.

Walau jalinan sex berjalan singkat, dampak oksitosin pada badan dapat masih tetap merasa. Hingga apabila ada suatu hal yang di rasa kurang memuaskan dalam jalinan itu, emosi dapat turut dipengaruhi.

Sex buat terasa rapuh

Sex dapat juga buat kita terasa rapuh. Perasaan rapuh yang keluar juga dapat menyebabkan keluarnya air mata. ” Saat sex yaitu periode reflektif, serta hal tersebut dapat meluapkan emosi serta pengalaman yang sampai kini umum kita simpan, ” tutur Kerner. Kerner lalu mencontohkan pasangan yang seringkali lakukan make up seks (terkait sex sesudah berkelahi).

” Dengan alur berkelahi, terkait sex, serta baikan, sex juga akan merasa mengagumkan, tapi sesudahnya kita mengerti kalau sesungguhnya kita tengah berjarak atau masih tetap geram. “

Trauma waktu dulu juga dapat mengakibatkan rasa sedih sesudah terkait intim. Korban kekerasan seksual umpamanya, waktu terkait intim mungkin saja ia kembali teringat pengalaman kekerasan sex yang sempat dirasakannya. Hingga jadi mudah terasa depresi sesudah terkait sex dengan pasangannya.

Kerner merekomendasikan supaya selekasnya berkonsultasi ke terapis apabila seringkali alami keadaan depresi atau sedih sesudah terkait sex. Cari info pemicunya supaya gampang diketemukan pemecahannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *