Ahok Kembali Ke Sidang Cerai Dirinya Dengan Veronica, Dan Berserta Buktinya

SitusViral – Sidang perceraian bekas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dengan istrinya, Veronica Tan, masuk sesi baru. Ahok lewat kuasa hukumnya menyerahkan bukti perselingkuhan ” Kami serahkan bukti yang mensupport tuntutan termasuk juga akta kelahiran serta surat-surat, ” tutur kuasa hukum Ahok, Josefina Agatha Sukur, Rabu (21/2/2018).

Josefina mengemukakan paling tidak ada 12 bukti yang diserahkan pada majelis hakim.

Diantaranya, rekaman pembicaraan pada Ahok, Veronica Tan, dengan JT. Lalu, photo pertemuan Ahok serta JT dirumah sakit.” Screen Shoot komunikasi lewat WhatsApp pada Vero serta JT, ” tutur dia Ahok merencanakan menerbitkan buku. Hal tersebut di sampaikan Kuasa Hukum yang adik Ahok, Fifi Lety Indra di Pengadilan Jakarta Utara, di sela sidang perceraian Ahok serta Veronica Tan.

Dalam buku itu, Ahok juga akan menungkan bebrapa cerita yang dirasakannya sepanjang ada di Tempat tinggal Tahanan (Rutan) Mako Brimob Kelapa II Depok. Perceraiannya dengan Veronica Tan, menurut Fifi, akan dibeberkan disana.

” Ketentuan (perceraiannya) ini begitu susah. Ahok pernah bergumam malam-malam. Sebelumnya mengambil keputusan ini, dia membaca berkali-kali firman Tuhan, “ ucap Fifi, Rabu (14/2/2018)

Ia memberikan, buku peluang juga akan berjudul renungan 360 hari dibalik jeruji besi. ” Kelak dibeli saja deh, ” kata Fifi 1/2 berseloroh.

Selama ini, Ahok telah membuat sampai 200 lembar. ” /harinya 1 lembar, ” tutur dia.

Terkecuali menulis buku, Ahok juga seringkali membaca Alkitab. Bahkan juga, Ahok telah kuasai dua Alkitab berbahasa asing.

” Dia telah hapal Alkitab bhs Inggris serta Mandarin, ” Fifi menandaskan.

Baca Juga : Jokowi Imbau Ulama Beri kesejukan Di Tahun Politik

Jokowi Imbau Ulama Beri kesejukan Di Tahun Politik

SitusViral – Masuk th. politik sekarang ini, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengimbau beberapa ulama untuk selalu memberi pesan perdamaian pada semua umat.

Imbauan ini diserukan Presiden Jokowi waktu buka acara zikir kebangsaan Majelis Dzikir Hubbul Wathon di Gedung Serbaguna 2, Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur. Beberapa ulama sepuh ada dalam acara itu.
” Saya menginginkan ajak ulama beri kesejukan, terlebih di beberapa tempat yang berjalan pilkada, baik pilgub, pilbup, serta wali kota. Karna ini yaitu pesta demokrasi rakyat kita, ” kata Jokowi, Rabu (21/2/2018).

Jangan pernah, sambung Jokowi, pilkada 2018 diwarnai dengan tindakan sama-sama mencemooh, sama-sama fitnah, serta sama-sama menebarkan berita bohong atau hoax.

” Karenanya yang begitu dilarang oleh agama kita, ” ucap Jokowi
Bekas Gubernur DKI Jakarta itu juga mengingatkan supaya orang-orang selalu melindungi ukuwah islamiyah dalam hadapi pilkada 2018. Hingga pesta demokrasi lima tahunan itu bisa jalan dengan baik.

” Dalam pesta demokrasi lima tahunan ini jangan pernah kita korbankan persatuan kita, kerukunan kita, mari selalu jagalah ukuwah islamiyah kita dengan melindungi persaudaran. Tersebut kita dapat membuat negara yang kita sayangi ini, ” tandas Presiden Jokowi.

 

Baca Juga : Akhirnya Kembali Lionel Messi Membobol Gawang Chelsea
POLRI Akan Proses Hukum Kasus Korupsi Dana Desa

POLRI Akan Proses Hukum Kasus Korupsi Dana Desa

POLRI Akan Proses Hukum Kasus Korupsi Dana Desa,  Situsviral – Program Dana Desa yang diperuntukkan untuk memakmurkan pedesaan, seperti mempunyai dua mata pisau juga punya potesi jadi ladang korupsi beberapa piranti desa. Polri juga menyebutkan juga akan lakukan pengawalan serta lakukan sistem hukum pada masalah korupsi yang dikerjakan dalam implementasi dana desa tersebut.

 

Continue reading POLRI Akan Proses Hukum Kasus Korupsi Dana Desa

Pihak Polisi Belum Mengungkapi Pelaku Penyerangan Novel Baswedan

Situsviral – Novel Baswedan pada akhirnya pulang. Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu dijadwalkan tiba di Indonesia pada Kamis 22 Februari 2018 Di bagian beda, hampir satu tahun berlalu, masalah penyerangan atas dianya tidak kunjung jelas. Siapa aktor, terlebih dalang, belum tersingkap. Walau sebenarnya, momen pada Selasa 11 April 2017 benar-benar membekas dalam diri Novel Baswedan, dengan fisik juga psikis.

Saat itu, terlepas subuh, Novel yang tengah jalan kaki sendirian dari masjid di kompleks tempat tinggalnya, jadi tujuan penyerangan. Dua orang yang berboncengan sepeda motor menyiramkan air keras ke berwajah. Cairan asam pekat itu tentang sisi mata.

Sakitnya bukanlah kepalang. Menurut Novel, rasa-rasanya seperti bola mata dicabut paksa dari akarnya. Operasi untuk operasi ditempuh sampai ke Singapura. Tetapi, baru mata kanannya yang sembuh.

Apa yang dihadapi Novel Baswedan buka mata beberapa orang, mengenai resiko yang dihadapi beberapa penyelidik KPK.

Itu kenapa komisi antikorupsi mengharapkan, penyerang Novel Baswedan selekasnya tersingkap serta di tangkap. Supaya peristiwa sama tidak kembali berlangsung.

” Supaya beberapa hal begini tidak terulang sekali lagi, yang paling perlu dikerjakan yaitu penyerang Novel ini diketemukan. Karna bila aktornya tidak diketemukan, dapat buka resiko yang semakin besar pada pihak-pihak beda. Tidak cuma pegawai KPK, tapi semua pihak yang ikut serta dalam pemberantasan korupsi, ” ucap Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Rabu (21/2/2018).

Disamping itu, polisi mengklaim sudah mengecek lebih dari 80 saksi dalam masalah penyerangan Novel. Sketsa terduga juga sudah disebar. Hotline juga telah terjadi untuk mempermudah orang-orang melapor saat berjumpa atau tahu mengenai sosok di sketsa itu.

2017-04-11- Novel Baswedan Pindah Rumah Sakit-Tallo
Penyidik KPK, Novel Baswedan waktu juga akan dipindahkan dari Tempat tinggal Sakit Partner Keluarga Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (11/4). Novel Baswedan juga akan melakukan perawatan intensif di Tempat tinggal Sakit Mata Jakarta Eye Center (JEC), Menteng. (Situsviral. com/Jenny Neo)
Situsviral. com, Jakarta – Novel Baswedan pada akhirnya pulang. Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu dijadwalkan tiba di Indonesia pada Kamis 22 Februari 2018.

Di bagian beda, hampir satu tahun berlalu, masalah penyerangan atas dianya tidak kunjung jelas. Siapa aktor, terlebih dalang, belum tersingkap. Walau sebenarnya, momen pada Selasa 11 April 2017 benar-benar membekas dalam diri Novel Baswedan, dengan fisik juga psikis.

Polisi Sebut AL jadi Saksi, Bukanlah Penyerang Novel Baswedan
Abraham Samad : Bentuk Tim Pencari Kenyataan untuk Ungkap Masalah Novel
KPK Berharap Polisi Selekasnya Ungkap Penyerang Novel Baswedan
Saat itu, terlepas subuh, Novel yang tengah jalan kaki sendirian dari masjid di kompleks tempat tinggalnya, jadi tujuan penyerangan. Dua orang yang berboncengan sepeda motor menyiramkan air keras ke berwajah. Cairan asam pekat itu tentang sisi mata.

Sakitnya bukanlah kepalang. Menurut Novel, rasa-rasanya seperti bola mata dicabut paksa dari akarnya. Operasi untuk operasi ditempuh sampai ke Singapura. Tetapi, baru mata kanannya yang sembuh.

Apa yang dihadapi Novel Baswedan buka mata beberapa orang, mengenai resiko yang dihadapi beberapa penyelidik KPK.

Itu kenapa komisi antikorupsi mengharapkan, penyerang Novel Baswedan selekasnya tersingkap serta di tangkap. Supaya peristiwa sama tidak kembali berlangsung.

” Supaya beberapa hal begini tidak terulang sekali lagi, yang paling perlu dikerjakan yaitu penyerang Novel ini diketemukan. Karna bila aktornya tidak diketemukan, dapat buka resiko yang semakin besar pada pihak-pihak beda. Tidak cuma pegawai KPK, tapi semua pihak yang ikut serta dalam pemberantasan korupsi, ” ucap Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Rabu (21/2/2018).

Disamping itu, polisi mengklaim sudah mengecek lebih dari 80 saksi dalam masalah penyerangan Novel. Sketsa terduga juga sudah disebar. Hotline juga telah terjadi untuk mempermudah orang-orang melapor saat berjumpa atau tahu mengenai sosok di sketsa itu.

Penyidik KPK, Novel Baswedan tiba di RS Jakarta Eye Center (JEC), Menteng, Jakarta, Selasa (11/4). Terlebih dulu Novel dirawat di RS Partner Keluarga. (Situsviral. com/Faisal)
Kepala Biro Penerangan Orang-orang Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Mohammad Iqbal, menyanggah keras bila polisi dimaksud tidak berupaya maksimum dalam membuka masalah penyerangan Novel Baswedan.

Iqbal memberikan, penyidik Polda Metro Jaya dibantu Bareskrim Polri selalu bekerja membuka masalah penyerangan Novel. Cuma saja, memanglah belumlah ada titik jelas yang didapat.

” Bukanlah masih tetap sekali lagi, kami begitu serius mengatasi masalah ini. Kita begitu bekerja sekarang ini. Selalu bekerja, ” kata Iqbal, pada Situsviral. com, Jakarta, Rabu 21 Februari 2018.

Menurutnya, penyelidikan yang dikerjakan tim Polri serta KPK juga masih tetap jalan.

” Polda Metro Jaya telah lakukan beberapa langkah yang begitu maju didalam usaha penyelidikan masalah ini, ” tutur dia. ” Berarti effort sangatlah maju, progress-nya telah banyak. “

Dia mengharapkan kehadiran Novel di Indonesia bisa memudahkan sistem penyidikan masalah itu.

” Pastinya bila umpamanya saudara Novel kembali, ini juga akan memudahkan atau mensupport penyidik untuk selekasnya lakukan beberapa usaha sistem hukum itu, ” tutur Iqbal.

Terutama, kata dia, Novel Baswedan belum juga terbuka masalah masalah penyerangannya waktu di check. Info korban di rasa masih tetap sangat sedikit.

Dengan terpisah, Kepala Bagian Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menyebutkan penyidik juga akan kembali mengecek Novel. Tetapi, hal tersebut bergantung pada keperluan penyidik.

” Kelak bila penilaian penyidik masih tetap kurang info, Novel tentu di check kembali, bergantung kelak penyidik, ” kata Argo.
Disamping itu, Indonesia Corruption Watch (ICW) merekomendasikan pembentukan Tim Paduan Pencari Kenyataan (TGPF) dalam masalah Novel Baswedan. Ini untuk membuka sekalian menghindar terjadinya masalah sama di masa datang.

” Betul-betul mengharapkan supaya TGPF bisa terjadi. Hingga tim paduan ini dapat bersama lihat dimana macetnya masalah ini, atau dibagian mana tidak selesainya. Tidak bolak-balik ke Novel Baswedannya sekali lagi. Ini kan suatu hal hal yg tidak efisien, ” kata Koordinator Bagian Hukum serta Peradilan ICW, Tama S Langkun
Terlebih dulu, Novel Baswedan sempat mengakui pasrah bila masalah penyerangan air keras terhadapnya mandek di Polda Metro Jaya. Termasuk juga masalah tidak tersingkapnya beberapa peneror itu.

” Tidak ada yang dapat diinginkan sekarang ini. Pada akhirnya sikap kami sesuai sama itu. Termasuk juga sikap Novel, ” tutur Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak waktu di konfirmasi, Jakarta, Rabu 25 Oktober 2017.

Sesaat, Pengamat Hukum Pidana dari Kampus Indonesia, Indriyanto Seno Adji menilainya, masalah Novel sesungguhnya dapat tersingkap. Asal, kata dia, aktor di lapangan di tangkap.

” Masalah ini bisa tersingkap paling tidak, aktor hilir lapangan yang juga akan jadi kunci untuk aktor hulunya. Bila aktor di lapangan bisa tertangkap, jadi dalang dari masalah ini dapatlah tersingkap, ” papar Seno Adji pada Situsviral. com.

Meskipun, lanjut dia, masalah penyerangan Novel Baswedan ini memanglah mempunyai tingkat kesusahan yang berlainan dari masalah umum.

Memanglah dari yang kita saksikan serta amati, masalah Novel Baswedan ini mempunyai tingkat kesulitannya sendiri. Dia mengira masalah ini susah tersingkap karna minimnya bukti.

” Masalah ini terhalang peluang karna memanglah minimnya gathering evidence (pengumpulan bukti), ” kata dia.

Tetapi, info Novel yang baru sedikit pada penyidik tidak jadi argumen tidak untuk menyelesaikan masalah ini.

Dia menjelaskan penyidik dapat mengecek korban sesudah sangkaan aktor. Meskipun, info korban dapat jadi alternatif paling akhir pembuka pintu masalah.

” Saya rasa ini alur berfikir yang berlainan. Novel Baswedan jadi korban baiknya memanglah dapat di check jika telah ada sangkaan kuat aktor tindak pidana berdasar pada minimum alat bukti yang telah ada. Apabila masih tetap susah pembuktiannya, memanglah baiknya korban jadi basis kontrol paling akhir. Jadi ini bukanlah masalah masalah berapakah banyak lembar kontrol korban, ” tutur Seno Adji.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi meyakinkan pihaknya selalu memohon Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk menyelesaikan masalah sangkaan penyerangan pada penyidik KPK Novel Baswedan.

” Ya ini saya selalu kejar di Kapolri, di Polri supaya masalah ini jadi terang serta selesai siapa saja aktornya, ” kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Selasa 30 Februari 2018.

Jokowi mengerti masalah itu sangat lama teratasi. Novel Baswedan terserang pada April, tetapi masalah itu belum tersingkap sampai saat ini. Bekas Gubernur DKI Jakarta ini memohon Polri untuk tetaplah menyelesaikan masalah itu.

” Hingga sekarang ini juga akan kita kejar selalu, juga akan kita kejar selalu Polri. Serta Polri juga telah saya berikan, bila Polri telah gini (angkat tangan) baru kita mulai step yang beda, ” ucap Jokowi.

Di bagian beda, Jokowi mengakui bersukur keadaan Novel telah mulai lebih baik serta juga akan kembali pada Indonesia, sesudah melakukan perawatan di Singapura karena teror penyiraman air keras ke berwajah oleh pihak yg tidak di kenal.

” Bersukur Alhamdulillah Pak Novel Baswedan telah pulih serta kembali pada Tanah Air. Saya sangka Pak Novel kelak dapat bekerja kembali sekali lagi ke KPK, kita syukuri, ” lebih Jokowi.

Menteri Koordinator Bagian Politik Hukum serta Keamanan (Polhukam) Wiranto mempersilakan orang-orang menagih perubahan masalah penyerangan pada penyidik KPK, Novel Baswedan, pada Polri.

Menurut Wiranto, pemerintah masih tetap yakin Polri dapat membuka masalah penyerangan pada Novel. Oleh karenanya, ia memiliki pendapat pembentukan Tim Paduan Pencari Kenyataan (TGPF) belum juga butuh dikerjakan.

” Sesungguhnya tidaklah perlu berlangsung TGPF (masalah Novel). Di satu bagian penegak hukum menggerakkan misinya dengan profesional, output-nya yaitu keadilan, output-nya yaitu ketenteraman di orang-orang, kedamaian, orang-orang lalu yakin, ” ucap Wiranto.
Tragedi penyerangan Novel Baswedan pertama kalinya diberitakan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil A Simanjuntak, dalam account Twitter-nya @Dahnilanzar.

” Lewat media Ini. Saya menginginkan mengemukakan mengutuk aksi biadap, penyiraman air keras ke muka Novel Baswedan Penyidik KPK subuh barusan, ” tweet Dahnil, Selasa 11 April 2017 sekitaran jam 06. 00 WIB.

Terakhir, Dahnil menyebutkan Novel Baswedan menginginkan selekasnya bertugas kembali jadi penyidik di KPK.

Dia menginginkan merampungkan semua masalah yang dikerjakannya, termasuk juga masalah e-KTP. Meskipun, dia masih tetap mesti bolak-balik periksa ke Singapura mendekati operasi paling utama di mata kirinya.

” Yang pasti Novel miliki semangat yang tinggi untuk kembali bertugas jadi penyidik di KPK. Tersebut penyebabnya mengapa besok (hari ini) tiba di Jakarta, dia segera menuju KPK untuk memberi semangatnya agar lalu tidak menyerah pada praktek korupsi di Indonesia meskipun desakannya mengagumkan, ” kata Dahnil pada Situsviral. com, Rabu 21 Februari 2018.

Novel Baswedan sendiri memberi pesan dalam satu video yang diantar lewat Dahnil. Pada video itu, Novel berpesan supaya orang-orang tidak gentar memerangi korupsi karena masalah penyerangannya.

Dia juga yakin, satu hari, kebenaran berkaitan penyerangannya juga akan tersingkap.

” Seperti apa pun Allah juga akan tunjukkan jalan kebenaran. Meskipun beberapa orang yang berupaya menutupi jalan itu. Saya menginginkan mengajak kawan-kawan semuanya, mari kita tetaplah konsentrasi, janganlah sangsi, semangat, segalanya itu takdir Allah serta itu baik, ” ucap Novel dalam rekaman itu.

Baca juga :  Ini Balasan Dari Seorang Wanita Kepada Pelakor

Pengacara Setya Novanto Kembali Dilaporkan Kepada Polisi

Situsviral – Pengacara Setya Novanto, Firman Wijaya, kembali dilaporkan ke Bareskrim Polri. Kesempatan ini, DPP Partai Demokrat dengan kelembagaan yang memberikan laporan Firman Sekretaris Divisi Advokasi serta Pertolongan Hukum Partai Demokrat, Ardy Mbalembout menyebutkan, pihaknya memberikan laporan Firman atas tuduhan fitnah serta pencemaran nama baik dimuka umum lewat media elektronik.

Hal tersebut berkaitan pernyataan Firman di media daring saat persidangan korupsi e-KTP pada 25 Januari.” Kami kesini pada tempat untuk memberikan laporan sangkaan tindak pidana yang dikerjakan saudara Firman Wijaya berkaitan dengan pernyataan yang berkaitan di persidangan, ” kata Ardy di Bareskrim Polri, Gedung Kementerian Kelautan serta Perikanan, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa, 13 Februari 2018.

Ardy menyebutkan, laporan ini berniat dikerjakan manfaat menguatkan laporan terlebih dulu yang dilayangkan atas nama Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono. SBY serta Demokrat terasa dicemarkan dengan pernyataan Firman, serta menganggapnya jadi kebohongan.” Kenyataan persidangan berlainan dengan pernyataan yang berkaitan. Serta itu kan telah disebarkan mass media, ” tutur Ardy.

Ardy menyatakan, objek perkara yang dilaporkan kesempatan ini adalah satu kesatuan dengan laporan SBY terlebih dulu. Laporan cuma berlainan di subyek pelapor.

” Malah kami perkuat laporan SBY dalam kemampuan anggota divisi serta rekan-rekan organisasi serta advokat. Kami setuju dengan rekan-rekan di Partai Demokrat kalau ini dapat mencemarkan nama baik, ” tuturnya.
Sekretaris Divisi Advokasi serta Pertolongan Hukum Partai Demokrat, Ardy Mbalembout, memberikan laporan Firman Wijaya ke Bareskrim Polri.(SitusViral)

Ardy datang ke Bareskrim dengan Koordinator Kongres Advokasi Indonesia (KAI) Nazarudin Lubis. Laporan Demokrat di terima Bareskrim serta teregistrasi dengan nomor : LP/219/II/2018/Bareskrim, tanggal 13 Februari 2018.

Dalam laporan, pelapor mengira Firman lakukan fitnah serta pencemaran nama baik lewat media elektronik sesuai sama Pasal 310 serta 311 KUHP Juncto Pasal 27 ayat (3) Undang-undang Info serta Transaksi Elektronik (UU ITE) Th. 2008.

Laporan dengan terlapor Firman Wijaya yaitu yang ke-2. Terlebih dulu, SBY sudah memberikan laporan Firman ke Bareskrim Polri atas tuduhan pencemaran nama baik, Selasa, 6 Februari. Laporan SBY teregistrasi dengan nomor : LP/187/II/2018/Bareskrim/Tanggal 6 Februari 2018.

Baca Juga : Pengunjung Rutan Diringkus Polisi, Karena Bawa Sabu Untuk Tahanan
http://www.situsviral.com/

Pertarungan Sengit, Dua Calon Presiden Di Pilpres 2019

Pertarungan Sengit, Oleh Dua Calon Presiden Di Pilpres 2019Situsviral Poltracking Indonesia memperkirakan akan ada empat skenario peta politik yang akan berlangsung pada Pilpres 2019. Meskipun demikian skenario dua calon dinilai paling mungkin saja berlangsung Poltracking membagi tiga poros yang mungkin saja berlangsung pada Pilpres 2019. Hal semacam ini berdasar pada presidential threshold sebesar 20 % kursi. Poros berdasar pada nama tokoh ; yaitu poros Jokowi, Prabowo serta Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Pada skenario pertama, berlangsung pertarungan pada tiga poros yakni Jokowi diusung PDIP, Golkar, Hanura, NasDem, serta PPP, melawan poros Prabowo yang diusung Gerindra serta PKS dan melawan poros SBY yang diperkirakan akan mengusung putra sulungnya, Agus Harimurti Yudhoyono. Poros paling akhir akan berdiri jika PKB serta PAN berkoalisi dengan Demokrat.
http://www.situsviral.com/
http://www.situsviral.com/

” Poros SBY dapat berdiri bila PAN serta PKB gabung. Bila PAN tetaplah ke Prabowo juga akan gugur atau PKB ke Jokowi, gugur, ” kata Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat, Minggu (18/2).

Skenario ke-2 serta ke-3 berlangsung pertarungan pada Jokowi dengan Prabowo. Dimana skenario ke-2, poros SBY berkoalisi dengan Jokowi serta pada skenario ke-3, berkoalisi dengan Prabowo.

Lalu skenario ke-4 berlangsung jika, Jokowi serta Prabowo menyatu melawan calon yang juga akan diusung Demokrat dengan SBY jadi king maker.

Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon menilainya, peluang terjadinya poros ke-3 kecil. Profil Jokowi serta Prabowo masih tetap paling menguasai bursa pencalonan presiden. Hingga dia lihat juga akan kembali berlangsung ulangan kontestasi 2014.

http://www.situsviral.com/
http://www.situsviral.com/

” Selama ini yang menguasai pak Jokowi jadi petahana serta pak Prabowo. Prabowo belum juga nyatakan maju tapi kami di Gerindra tunjukkan kesiapan serta mendorong beliau maju jadi presiden, ” kata Fadli pada saat sama.

Hal semacam ini juga di amini oleh politisi Demokrat, Roy Suryo. Dia menilainya kecil peluangnya akan berlangsung pertarungan tiga calon. Diluar itu dia menyatakan sekarang ini AHY belum juga menyebutkan atau didorong jadi calon presiden ataupun wapres.

” Itupun peluang yang cukup kecil bila diliat dari hasil ini. Peluang besar cuma ada dua pasangan, ” kata dia.

Baca Juga : Karena Sibuk Dengan Ponsel Menjadi Tragis Petaka Tersambar KeretaApi

Demokrat Kembali Tunjuk AHY Sebagai Komandan Pilkada Dan Pemilu 2019

Demokrat Kembali Tunjuk AHY Sebagai Komandan Pilkada Dan Pemilu 2019SitusViral Partai Demokrat mengukuhkan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY jadi Komandan Unit Pekerjaan Dengan (Kogasma) untuk Pemilukada 2018 serta Pemilu 2019 AHY dikukuhkan segera oleh Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). ” Ini yaitu satu tanggungjawab buat saya pribadi. Saya menyebutkan siap menggerakkan ini. Insya Alah saya juga akan menggerakkan ini dengan sepenuh hati, ” ucap Agus di DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (17/2/2018).

SBY menyebutkan, Kogasma yang di pimpin AHY dibuat manfaat menolong dewan pimpinan pusat partai Demokrat untuk menyukseskan pemilukada 2018 serta pemilu 2019.

” (Kogasma) untuk menyukseskan perjuangan kita untuk menolong DPP partai Demokrat dalam pemilu mendatang, ” sebut SBY.
Bekas Presiden ke-6 RI itu juga berikan pesan pada Kogasma untuk melakukan pekerjaan dengan sebaik-baiknya. Satu diantaranya dengan membuat kiat pemenangan yang tepat.

” Oleh karenanya pada Kogasma 2019, kerjakan pekerjaan sebaik-baiknya. Lewat cara yang efisien, yang cerdas, yang mendidik, serta beretika, ” ujarnya

SBY bersama seluruh kader juga simpatisan demokrat juga mengharapkan dengan terdapatnya Kogasma bisa memetik keberhasilan pada pemilu-pemilu yang akan datang.

” Partai kita menginginkan berhasil dalam pemilu yang akan datang? Menang kembali?, ” Insyaallah kita juga akan berhasil, ” tutur SBY diterima teriakan ” Benar ” dari seluruh kader serta simpatisan partai yang di pimpinnya.

Baca Juga : Purti Elvy Sukaesih Tertangkap Bersama Keluarganya Dan Menyimpan Sabu