Hakim PN Tangerang Terjerat Hukum Karena Menerima Suap Rp. 30Juta

SitusViral – Indonesia,Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengambil keputusan Hakim serta Panitera Pengganti Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Wahyu Widya Nurfitri serta Tuti Atika jadi tersangka masalah dugaan suap terkait penanganan perkara perdata yang dikerjakan PN Tangerang. Tidak hanya Wahyu Widya Nurfitri dan Tuti Atika, status tersangka juga disematkan KPK pada dua pengacara, yaitu Agus Wiyatno serta HM Saipudin. Ke-4 orang itu ditetapkan menjadi tersangka sesudah di check intensif usai di tangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin (12/3).

“KPK tingkatkan status perlakuan perkara ke penyidikan dan mengambil keputusan empat orang tersangka, ” kata Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (13/3) Basaria menyebutkan, Wahyu Widya Nurfitri serta Tuti disangka terima suap sebesar Rp 30 juta dari Agus Wiyatno serta HM Saipudin berkaitan perkara wanprestasi di PN Tangerang. Perkara bernomor 426/Pdt. G/2017/PN Tng, dengan pihak tergugat Hj, M, cs itu dengan permohonan agar ahli waris ingin di tandatangani akta jual beli lewat pemberian utang hutang terlebih dulu. “Pemberian dikerjakan sejumlah 2 x, yaitu tanggal 7 Maret 2018 sebesar Rp 7, 5 juta serta tanggal 12 Maret 2018 sebesar Rp 22, 5 juta, ” tuturnya.

Baca Juga : BNN Gagalkan Penyeludupan Ribuan Butir Pil Ekstasi Dan 2 KG Shabu

Atas tindak pidana itu, Wahyu Widya Nurfitri serta Tuti Atika didugakan tidak mematuhi Pasal 12 huruf c atau Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Th. 1999 mengenai Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi seperti sudah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Th. 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca Juga : Viral, Satpol PP Siksa Sapi Hingga Terkapar

Sesaat Agus serta Saipudin yang menyandang status tersangka pemberi suap dijerat dengan Pasal 6 ayat (1) huruf a atau Pasal 13 Undang-undang Nomor 31 Th. 1999 mengenai Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi seperti sudah dirubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Th. 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca Juga : Gempa Di Taput, Terasa Hingga Daerah Medan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *