Diciduk Dibali Bandar Dan 2 Courier Sabu Dengan Barbut 2KG Sabu Disita

Diciduk Dibali Bandar Dan 2 Courier Sabu Dengan Barbut 2KG Sabu Disita

Diciduk Dibali Bandar Dan 2 Courier Sabu Dengan Barbut 2KG Sabu Disita

Diciduk Dibali Bandar Dan 2 Courier Sabu Dengan Barbut 2KG Sabu Disita – Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali gagalkan usaha penyelundupan 2, 30 kg (kg) sabu. Barang haram itu dibawa oleh 2 kurir dari Jakarta menuju Bali dengan mengendarai bus angkutan umum.

Terkecuali mengamankan tanda bukti sabu serta ke-2 kurir, petugas juga membekuk bos atau pengendali peredaran sabu ini di Bali.

” Tersangka yang berada di kami ada 3. Dua orang yang membawa (sabu) serta satunya yang di Denpasar yang mengatur, ” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Bali, Kombes M Arief Ramdhani, waktu titel perkara di Mapolda Bali, Jumat (23/3/2018).

Diciduk Dibali Bandar Dan 2 Courier Sabu Dengan Barbut 2KG Sabu Disita
Penangkapan dikerjakan di Pos 11 Pintu Masuk Bali, Pelabuhan Gilimanuk, pada Selasa (20/3) lantas, sekitaran jam 19. 00 Wita. Waktu itu, tersangka EN dengan kata lain Empol (31) serta AP dengan kata lain Bondet (25) akan menuju Denpasar dengan naik bus antarprovinsi. Dari hasil kontrol di lapangan petugas temukan 2 paket sabu, semasing diisi 1, 015 kg.

” BB (tanda bukti sabu) dibawa dari Jakarta. Mereka (EN serta AP) berniat di kirim kesana (Jakarta) untuk ambil itu (sabu), ” ucapnya.

Baca Juga : Pengedar Narkoba Ditangkap Polisi, Mengaku karena Dipaksa Ibu

Dari hasil interogasi, lanjut Arief, ke-2 kurir mengakui diminta seorang berinisial NY dengan kata lain Unyil (29).

Petugas setelah itu mendatangi rumah Unyil di Jalan Bypass Ngurah Rai, Suwung Kauh, Denpasar Selatan. Ditempat ini petugas tidak temukan tanda bukti sabu. Terkecuali bong serta nomor rekap hasil penjualan sabu Tersangka Unyil adalah residivis masalah narkoba serta sempat 7 th. mendekam di lapas Kerobokan. Disangka dari lapas Kerobokan tersebut, ia mengetahui bandar sabu yang berada di Jakarta serta jadikan dia bos kecil dengan kata lain pengendali usaha haram di Bali.

” Tersangka yang ini (NY) mengakui telah 4 kali kirim sabu kesini (Bali). Kami masih tetap memahami siapa pemasoknya yang di Jakarta serta jaringannya, ” ujarnya.

BNN Gagalkan Penyeludupan Ribuan Butir Pil Ekstasi Dan 2 KG Shabu

SitusViral – Indonesia, Badan Narkotika Nasional (BNN) serta Bea Cukai kembali menggagalkan penyelundupan narkotika jenis shabu serta ekstasi dari Malaysia ke Indonesia. Dalam operasi ini, petugas BNN menangkap dua tersangka, Edy Aris alias Haris yang melakukan tindakan jadi kurir serta NG Eng Aun alias Piter (warga negara Malaysia) Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari waktu di konfirmasi SitusViral.com, Rabu (14/03)

membetulkan ada penangkapan dua tersangka yang menyelundupkan narkotika dari Malaysia ke Indonesia Dari tangan ke-2 tersangka, menurut Arman, petugas mengamankan barang bukti berbentuk 30 ribu butir ekstasi, 2 kg shabu, dua unit handphone, serta satu unit mobil Toyota Calya Nopol KB 1437 SN Lebih jauh Arman menerangkan, operasi penangkapan penyelundup narkotika berdasar pada info orang-orang yang menyebutkan ada penyelundupan narkotika type shabu kristal serta ekstasi dari Kuching, Malaysia, ke Indonesia lewat perbatasan tidak resmi Sanggau, Kalimantan Barat.

Baca JugaViral, Satpol PP Siksa Sapi Hingga Terkapar

“Berdasarkan infomrasi itu, petugas BNN bekerja bersama dengan petugas Bea Cukai untuk lakukan penyelidikan di Lintas Trans Kalimantan, ” ungkap Arman Lalu, petugas BNN serta Bea Cukai menangkap Edy Aris waktu mengendarai mobil Toyota Calya Nopol KB 1437 SN. Didalam mobil itu, petugas temukan narkotika type shabu kristal seberat 2 kg serta ekstasi 30 ribu butir. SitusViral.Com

Baca Juga : Hasil Akhir 2-1 Manchester United Bungkam Liverpool Pada Leg Pertama

Waktu diinterogasi petugas, Edy Aris mengakui mendapat perintah membawa narkotika itu dari seorang bernama Piter, warga negara Malaysia, yang bermalam di Hotel Haris. Piter juga sukses di tangkap petugas “Pada waktu dikerjakan pengembangan pada tersangka yang lain di lokasi Siantan, Pontianak, tersangka Piter berupaya melarikan diri serta melawan petugas. Petugas BNN terpaksa bertindak tegas serta terarah pada Piter. Setelah itu, Piter dibawa ke RSUD Soedarso Pontianak, tapi dalam perjalanan tersangka wafat dunia, ” tutur Arman

Baca JugaGempa Di Taput, Terasa Hingga Daerah Medan